Kratonapril1

KratonaprilKraton – Minggu (1/4/2018) , kegiatan “AYO CERMATI DPS” dilaksanakan serentak pada tanggal 1 April 2018 di seluruh wilayah Jawa Timur. Minimnya tingkat partisipasi masyarakat dalam hal mencermati dan pengecekan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilkada Tahun 2018, meski sudah ditempelkan di berbagai tempat umum dan keramaian di masing-masing desa. Hal tersebut menjadi dasar, dan ditindaklanjuti oleh KPU Kabupaten Pasuruan untuk diteruskan kepada PPK dan PPS di 24 Kecamatan. Kegiatan Cermati DPS Serentak di Kecamatan Kraton dilaksanakan di 25 desa sejak pagi hingga malam hari.

Acara yang dilaksanakan pada hari libur ini, tidak menyurutkan antusiasme masyarakat yang diundang. Selain mencermati DPS yang masih ditemukan adanya pemilih ganda, pemilih baru yang belum masuk di daftar dan juga data orang yang sudah meninggal.

Tidak kalah menariknya adalah ketika PPK dan PPS memberikan sosialisasi tentang APS surat suara sah dan tidak sah. Banyak sekali pertanyaan dan tanggapan dari masyarakat terutama tulisan “KPU Kab. Pasuruan” di spanduk-spanduk kampanye, tulisan untuk memilih pasangan calon, gambar pasangan calon yang terpampang jelas di Banner atau spanduk. PPK sebagai penyelenggara menjelaskan tentang perbedaan APS (Alat Peraga Sosialisasi) dan APK (Alat Peraga Kampanye), dan juga tentang aturan pengadaan APK.

Pemasangan APK ( Alat Peraga Kampanye) banyak menuai protes dan kritikan dari berbagai lapisan masyarakat. Hal ini dikarenakan ketidakpahaman mereka tentang APK Pasangan Calon (Paslon) yang mulai dipasang dalam minggu-minggu ini. Dan inilah tugas penyelenggara baik dari tingkat PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) maupun PPS (Panitia Pemungutan Suara) untuk memberikan sosialisasi dan pemahaman apa sebenarnya APK. Namun dari tanggapan-tanggapan tersebut, dapat diartikan bahwa masyarakat mulai lebih respon dengan Pilkada Serentak

(red.photo@ndry07PPKkraton/ed:teknis&hupmas)

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*