CENTANG, CORET, UBAH, TAMBAH…!!!”. Teriak peserta Apel menjawab SALAM PPDP. Ketika dikonfirmasi pada Arfi Wahyu N, angggota PPK Grati bidang perencanaan dan data terkait maksud salam tersebut, dijelaskan bahwa “Salam itu untuk mengingatkan PPDP akan tugasnya. CENTANG, jika data pemilih telah cocok, CORET jika pemilih tidak memenuhi syarat, UBAH jika terdapat data yang tidak cocok dan perlu dilengkapi atau diperbaiki. TAMBAH, untuk menambahkan pemilih yang memenuhi syarat, namun tidak terdaftar dalam Form Daftar Pemilih (A-KWK)”.
Hari ini, Sabtu, 20 Januari 2018 merupakan hari pertama tahapan Pencocokan dan Penelitian (COKLIT) Data Pemilih secara serentak di berbagai daerah di Indonesia. “Kami, baik rekan-rekan PPK maupun PPS akan mendampingi Bapak-Ibu PPDP pada agenda Coklit Serentak Nasional hari ini”. Papar Riyono, Ketua PPK Kecamatan Grati pada Apel Siaga Coklit Serentak Kecamatan Grati di Pendopo Desa Trewung.
Apel yang diakhiri pukul 09.20 WIB ini dilanjutkan dengan kegiatan COKLIT ke warga yang sudah direncanakan oleh PPDP. Sejumlah 120 PPDP yang akan mencoklit sekitar 37.050 Kepala Keluarga se Kecamatan Grati menyebar dan melakukan COKLIT minimal 5 rumah harigrati ini. Beberapa tokoh masyarakat dijadikan start awal COKLIT PPDP dengan didampingi PPK di Grati, antara lain: K.H. Sohibul Anam Ds. Karanglo; Gus Musta’in Rosyad Ds. Sumberdawesari; Habib Husen Bafagih Kel. Gratitunon; Baihaqi Kadmi, Ds. Ranuklindungan; dan mas POLISI Ds. Kalipang.
“Polisi juga akan kita COKLIT nanti, dan Polisi wajib terdaftar di Daftar Pemilih”. Komentar Abdugratiil Karim, Ketua PPS Desa Kalipang ketika ditanya perihal Polisi. Sebagaimana diketahui bahwa dalam Ketentuan Undang-Undang memang tidak memperkenankan anggota POLRI dan TNI menggunakan hak suaranya selama menjabat, kecuali jika TNI/Polri telah berubah status dari anggota menjadi sipil.“Eits, jangan salah paham dulu, yang saya maksud Polisi itu adalah warga di Desa saya yang namanya POLISI, jadi ya wajib saya mendafar warga desa saya”, Jelas Abdul Karim. Seperti diketahui sebelumnya bahwa warga Desa Kalipang ada yang bernama POLISI dan sempat viral diberbagai media. (Red & Photo : PPKGrati, Ed : Teknis & Hupmas)

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*