ngulingb

ngulingaNguling – Jumat (16/03/2018), pada Pemilu tahun ini, pemilih wilayah kecamatan nguling mengalami penyusutan. Terbukti pada rapat pleno terbuka di kantor KPU Kabupaten Pasuruan pada 14 Maret 2018 kemarin jumlah pemilih secara keseluruhan di wilayah Kecamatan Nguling berjumlah 45.718 orang. Mengalami penyusutan sebanyak 842 orang dari data DPT Pilpres 2014 yang lalu sebesar 46.560 orang.

Anggota PPK Nguling saat dihubungi seusai acara pleno terbuka tingkat Kabupaten mengatakan bahwa penyusutan terjadi karena banyaknya pemilih yang TMS (Tidak Memenuhi Syarat) yaitu terutama pada pemilih yang meninggal dunia dan pindah domisili. “Memang pada pemilihan serentak tahun ini pemilih di Kecamatan Nguling mengalami penyusutan, terutama pada yang meninggal dan pindah domisili”, kata Toto, salah satu anggota PPK Nguling.

Sementara itu, ketua Panwascam Nguling, Muhammad Hasanudin mengatakan, “Petugas kami sedang melakukan pengecekan secara mendalam, apakah penyusutan ini memang sesuai kondisi dilapangan atau ada sebagian pemilih yang tidak terdaftar di Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang dikeluarkan oleh PPK hari ini”. “Namun”, lanjutnya, “ hingga saat ini kami melihat PPK telah bekerja sesuai petunjuk dan prosedur yang telah ditetapkan KPU”.

Kecamatan Nguling terdiri dari 15 desa dengan jumlah total TPS sebanyak 84 lokasi. TPS terbanyak di Desa Nguling sebanyak 12 TPS dan terkecil di Desa Penunggul dengan 2 TPS. Dengan jumlah pemilih sementara sebesar 45.718 orang maka rata-rata tiap TPS sebanyak 545 orang pemilih.

(red-photo:PPKnguling/ed:teknis&hupmas).

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*