PelantikanPPK_1

PelantikanPPK_2Pasuruan,  kpud-pasuruankab.go.id – Rabu (07/03/2018)   hari   ini,  bertempat di halaman Kantor KPU Kabupaten Pasuruan,  Jl. Sudarsono No. 1 Pogar Bangil. KPU Kabupaten Pasuruan secara resmi melantik 72 orang Anggota PPK yang akan menjadi panitia adhoc pada Pemilihan Umum 2019.

Acara pelantikan digelar pada pukul 09.00 WIB, dengan diikuti seluruh anggota PPK yang dinyatakan lolos seleksi evaluasi. Adapun  evaluasi yang dilakukan KPU Kabupaten Pasuruan merujuk pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Dimana Panitia adhoc yang awalnya berjumlah 5 (lima) orang, pada Pemilu 2019 nanti berubah menjadi 3 (tiga) orang. Bukan hal mudah bagi KPU Kabupaten Pasuruan dalam melakukan evaluasi anggota  PPK yang akan masuk sebagai panitia adhoc pada Pemilu 2019 nanti. Karena seluruh PPK yang sekarang masih aktif sebagai panitia adhoc Pilkada Serentak 2018 adalah orang-orang terbaik yang terpilih karena memiliki integritas, mampu bekerjasama dan memiliki independensi. Larangan bagi anggota PPK yang telah menjabat 2 (dua) kali masa Pemilihan, juga menjadi pekerjaan rumah bagi KPU Kabupaten Pasuruan dalam mengambil keputusan. Mengingat, ada beberapa anggota PPK yang telah berpengalaman, ikut berperan aktif menjadi panitia adhoc di Pilkada Serentak 2018.

Terkait aturan yang ada, KPU Kabupaten Pasuruan melakukan evaluasi dengan memberikan kuesioner kepada seluruh panitia adhoc baik PPK maupun PPS. Kuesioner tersebut bertujuan agar seluruh panitia adhoc saling menilai rekan kerjanya sebagai masukan bagi KPU Kabupaten Pasuruan dalam memberikan penilaian terkait panitia adhoc pada Pemilu 2019. Dari total 120 anggota PPK se-Kabupaten Pasuruan pada Pilkada Serentak 2018, akhirnya KPU Kabupaten Pasuruan melantik 72 orang PPK sebagai panitia adhoc pada Pemilu 2019 nanti.

Dengan dilantiknya anggota panitia adhoc Pemilu 2019, harapan KPU  Kabupaten Pasuruan pada anggota panitia adhoc terpilih untuk tetap bekerja secara profesional, mampu bekerjasama satu sama lain dan berintegritas sebagai bagian dari tanggungjawab moral penyelenggara pemilihan. Bagi anggota panitia adhoc yang tidak terpilih pada Pemilu 2019, tetap memberikan dukungan demi lancarnya pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, serta Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan Tahun 2018 yang akan dilanjutkan dengan Pemilihan Umum dan Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

(red:wid/photo:teknis&hupmas)

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*